Selasa, 20 Mei 2014

1.       Faktor apa yang tidak dapat ditangani oleh Basisdata Relasional? Sehingga kita perlu basis data relasioanl obyek?
-          Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan joined untuk melakukan retrieve data, User harus familiar dengan relasi antar table, dan User harus belajar SQL. Sehingga kita perlu basis data relasional obyek. Object-Relasional database BDRO bisa disebut sebagai sesuatu yang terbaik untuk masing masing database. Karena kita dapat menyimpan suatu objek ke dalam sebuah table yang mana hal ini akan membuat kita lebih mudah dalam mereferensikan objek.

2.       Apakah perbedaan BDRO dengan basis data relasional?
-          Basis Data relasional menggunakan tabel dua dimensi yang terdiri atas baris dan kolom untuk memberi gambaran sebuah berkas data. Satu tabel mewakili satu “domain” data atau entity, bila direkam merupakan satu file yang hanya memiliki satu tipe record saja, setiap record adalah baris. Setiap record terdiri atas beberapa field (atribut) atau tuple, atau kolom jumlah tuple / field pada setiap record sama. Setiap record memiliki atribut kunci utama (primary key) yang unik dan dapat dipakai untuk mengenali satu record. Record dapat diurutkan menurut primary key.
-          Sedangkan BDRO memadukan konsep basis data relasional dengan konsep object oriented. Model data berbasis objek dikembangkan searah dengan perkembangan pemrograman berbasis objek. Salah satu karakteristik dari sistem berbasis objek adalah encapsulation yaitu suatu objek terpisah dari objek lain sehingga setiap objek seakan-akan berada dalam kapsulnya masing-masing. Pada setiap kapsul terdapat komponen data (attribute) dikemas bersama dengan komponen akses-nya (methods). Sebagai contoh, berikut ini disajikan data pegawai dalam format berbasis objek.

3.       Sebutkan contoh terapan / implementasi BDRO?
-          Oracle 9i
-          Odaptor
-          UniSQL
-          ODB-II

-          Illustra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar